Showing posts with label sajak dungu. Show all posts
Showing posts with label sajak dungu. Show all posts

Saturday, September 22, 2012

Selamat Pagi

“hembuskan, hembuskan lagu di kupingku”
nyanyikan itu dari senyum pertamamu
ketika kau bangun di pagi ini—belum gosok gigi
lalu sisipkanlah tanganmu di bawah bantal
ada awan biru dan matahari pagi
kusimpan di sana.
kecup—sebelum kau beranjak mandi
“selamat pagi”

Pelangi

seperti zebra cross dengan warna
aku hendak menyeberang,
rok bunga-bungaku terbang kena angin
burung gereja kini singgah
tak ada yang diucapkannya.
burung gereja juga tahu, ia memperhatikan dengan mata kecilnya
mengangguk-angguk— pelangi adalah tanda.
tak pernah ada yang tinggal di tempat, diam—
itu hanya sesaat. lalu, akan melangkah dengan
pantat bergoyang-goyang

Balon

seperti balon
terbang dari tangan mang Ujang ke udara
tubuhku berkibar ke kanan dan kiri
tertiup. poni rambutku terhempas,
pinggulku yang tidak gemuk tidak juga kurus
bergoyang-goyang. seperti lenong.
aku balon di udara. memilih hendak terbang kemana.
tubuhku terlalu ringan. bebas melayang.
jangan pegang aku erat.
terlalu mudah pecah—mudah lepas.